Tiket Kereta Api Masa Angkutan Lebaran Terjual 46.297 Tempat Duduk
Masa angkutan Lebaran 2025, PT KAI Daop 9 Jember menyiapkan 181.544 tempat duduk. KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran dimulai 21 Maret sampai 11 April 2025. Dari jumlah tiket yang tersedia, saat ini sudah terjual 46.297 tiket. Masyarakat yang akan mudik dengan Kereta Api diimbau untuk segera melakukan pemesanan tiket.
Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, kapasitas harian untuk tiket angkutan lebaran sebanyak 8.252 tempat duduk. Berdasarkan volume penjualan tiket, lonjakan penjualan signifikan terjadi pada H-5 hingga H-2 Lebaran.
“Beberapa tujuan favorit para pelanggan dari Daop 9 Jember meliputi Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Malang, Stasiun Sidoarjo dan Stasiun Madiun,” jelasnya, Rabu, 19 Februari 2025.
Terhitung 19 Februari 2025, total tiket yang telah terjual pada periode Angkutan Lebaran 2025 untuk masing-masing tujuan favorit adalah Surabaya Gubeng sebanyak 5.694 tiket; Lempuyangan sebanyak 5.309 tiket; Malang 3.239 tiket; Sidoarjo 2.192 tiket dan Madiun sebanyak 2.120 tiket.
Cahyo menambahkan jumlah penjualan tiket untuk masa angkutan lebaran ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan kereta api ke selama masa mudik Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana mudik atau berpergian saat Lebaran masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket.
“Kami mengimbau pelanggan agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket sejak dini untuk mendapatkan kepastian tempat duduk,” terangnya.
Para pelanggan KAI juga diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab. Untuk menghindari modus penipuan, pembelian tiket bisa dilakukan melalui channel resmi KAI atau mitra yang terpercaya.
KAI, sambungnya, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dan balik dengan memesan tiket H-45 sebelum tanggal keberangkatan.
“Selain itu, masyarakat juga dapat memilih tanggal keberangkatan di luar tanggal favorit atau menggunakan kereta api dengan sistem connecting train sebagai alternatif perjalanan,” pungkasnya.
Advertisement