Tekuk Tripel S 2-1, Inter Kediri Lolos Fase 16 Besar Liga 4
Inter Kediri berhasil mengalahkan Tripel S Kediri dengan skor 2-1 dalam laga penyisihan grup FF Liga 4 PSSI Jawa Timur, Rabu, 22 Januari 2025.
Atas kemenengan ini, Inter Kediri dipastikan melaju ke fase 16 besar karena berada di puncak klasemen sementara grup FF dengan perolehan poin 6 dari dua kali bertanding.
Kemenangan ini disambut suka cita oleh para pemain, pelatih, jajaran pengurus, dan manajemen.
CEO Inter Kediri Tomi Ari Wibowo dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas capaian tim.
"Alhamdullilah, hari ini kita sudah berhasil meraih kemenangan 3 poin. Hasil ini sekaligus memastikan kita lolos babak 16 besar," terangnya.
Tomi Ari Wibowo menilai, salah satu kunci kemenangan atas Tripel S Kediri, para pemain telah menjalankan instruksi pelatih agar bermain rileks dan tidak nervous, tapi target harus meraih kemenangan.
“Pertandingan tadi seperti yang kita lihat bersama sesuai instruksi dari pelatih agar pemain bermain rileks tapi dengan target kemenangan," ujarnya.
Salah satu pemain Inter Kediri, Fadilah Akbar mengatakan, kemenangan hari ini tidak lepas dari kekompakan tim.
"Juga tidak luput dari kuasa Tuhan. Alhamdullilah kita diberi kemenangan, kekompakan. Dengan kemenangan tadi menjadi modal ke depannya agar lebih baik lagi," pungkas pemain yang ikut berkontribusi menyumbang satu gol ke jala Tripel S Kediri itu.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Brawijaya Kediri tersebut, gol-gol Inter Kediri dicetak oleh Muhamad Fadillah Akbar menit 15, dan Gianfranco Zola di masa injury time babak pertama.
Sedangkan satu-satunya gol Tripel S Kediri tercipta di waktu injury time babak kedua melalui Khadafi.
Asisten Pelatih Triple's Kediri, M Abdullah Choirul Umar mengakui, absennya beberapa pemain kunci berpengaruh pada hasil pertandingan.
"Kelihatan sekali dengan absennya pemain kunci, sehingga tadi terjadi dua gol dari Inter Kediri. Sebenarnya, sudah kami antisipasi, tapi itulah sepak bola. Ini akan menjadi evaluasi ke depan," paparnya.
Choirul Umar menuturkan, Triple's sempat melakukan perubahan strategi untuk mengejar ketertinggalannya. Triple's Kediri berusaha bermain terbuka, namun sampai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, hanya satu gol yang diciptakan oleh Triple's Kediri.
"Kita berusaha mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan meski tidak mudah," pungkas Choirul Umar.
Advertisement