Prediksi Arema FC vs Persib Bandung: Laga Pertaruhan Tahta dan Reputasi
Laga Arema FC melawan Persib Bandung pada pekan ke-20 Liga 1 Indonesia di Stadion Supriadi Kota Blitar diprediksi bakal seru.
Pemuncak klasemen Liga 1 Persib Bandung tentu akan berjuang untuk mendapatkan poin penuh supaya bisa mempertahankan tahtanya agar tidak dikudeta Persebaya. Namun, bagi tuan rumah laga ini wajib menang. Karena, laga ini sekaligus pertaruhan nasib sang arsitek Jose Manuel Gomes da Silva alias Ze Gomes di Arema FC.
Selama memimpin pasukan Singo Edan dua kali laga di Liga 1 2024 2025, Ze Gomes menelan dua kali kekalahan. Pada debutnya menukangi Arema FC melawan Dewa United, Sabtu, 11 Januari 2025, pasukannya menelan kekalahan 0-2 di kandang lawan.
Lalu, saat bertandangn ke markas Borneo FC, Singo Edan lagi-lagi digilas sang lawan dengan skor mencolok 1-3. Kini, dua hari lagi, Arema FC menjamu sang pemuncak klasemen Liga 1, Persib Bandung di Stadion Soepriadi, Kota Blitar.
Peluang Manajemen Arema FC mendepak Ze Gomes layaknya para pelatih gagal sebelumnya terbuka lebar. Tak hanya itu, dalam klausul kontrak Ze Gomes dengan Manajemen Arema FC, di antaranya berbunyi jika kalah tiga kali berturut-turut, maka pemecatan bisa terjadi.
"Ya pada intinya, dia (Ze Gomes) masih perlu adaptasi. Karena dia baru melatih di Indonesia, dan sekarang mulai memahami para pemain semenjak laga pertama kemarin," ujar Yusrinal Fitriandi, General Manager Arema FC dikutip Antara.
Yusrinal mengatakan Ze Gomes hanya memiliki pengalaman melatih di Portugal saja sebelum melatih Arema FC. Lantas, apa yang dilakukan Ze Gomes supaya tidak dipecat seperti halnya pelatih asing sebelumnya, Joel Cornelli?
Ze Gomes yang kini berusia 48 tahun itu mengaku sudah memahami kualitas para pemain Arema FC dan karakter sepak bola Indonesia. Dua hal itu akan menjadi modal Ze Gomes menghadapi Persib Bandung. "Jadi hari ini sudah persiapan lawan Persib Bandung, dan kami akan tampil beda," kata Ze Gomes.
Ze Gomes mengaku telah mendapat banyak masukan dari dua asisten pelatih Arema FC. Baginya, masukan dan saran dari dua asisten pelatihnya dibutuhkan untuk memahami permainan lawan.
"Asisten lokal di tim ini selalu kasih masukan dan semua kerja untuk tim. Mereka tahu karakter pemain dan saat meeting mereka kasih masukan kepada saya," ungkapnya.
Ze Gomes berjanji akan menampilkan permainan berbeda. "Sekarang saya sudah bisa tahu pemain dan sepakbola Indonesia. Jadi hari ini sudah persiapan lawan Persib Bandung. Dan kami akan tampil beda," kata Ze Gomes.
Kekalahan atas Borneo FC di pekan sebelumnya, diakui oleh Ze Gomes menjadi pukul telak bagi dirinya. Dia akui, laga menghadapi Borneo FC menjadi pertandingan yang cukup sulit.
Sebab, Singo Edan hampir terus menerus ditekan sepanjang pertandingan. Kondisi ini yang menyebabkan Arema FC dikalahkan oleh Borneo FC 3-1.
"Sebenarnya kami sudah sempat bikin gol di babak kedua. Tapi mereka mampu mencetak gol lagi. Di situ kami kesusahan untuk mengejar kembali ketertinggalan," ujarnya.
Ze Gomes mengungkapkan, dia akan mempersiapkan Arema FC sebaik mungkin menghadapi Persib Bandung. Dia tak mau, timnya mengalami kekalahan di depan Aremania saat menghadapi Persib Bandung nanti.
Sementara itu, kubu Persib Bandung, pelatih Bojan Hodak mewaspadai sejumlah pemain di tim Arema FC. Ada lima pemain yang dianggap perlu diwaspadai oleh pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Empat di antaranya ialah legiun asing, yakni Charles Lokolingoy, Dalberto, Wiliam Marcilio, dan Pablo Oliveira. "Mereka punya dua striker bagus (Charles Lokolingoy dan Dalberto). Mereka juga punya nomor 10 (Wiliam Marcilio) dan 32 (Pablo Oliveira) yang bagus," kata Bojan Hodak.
Tak hanya pemain asing, Hodak juga menandai pemain lokal berpengalaman milik Arema FC, kapten Tim Johan Alfarizi. "Mereka punya tim lokal berpengalaman seperti kapten di bek kiri (Johan Alfarizi), pemain yang luar biasa. Jadi mereka punya tim yang bagus secara keseluruhan," tandasnya.
Advertisement