LAZISNU Jatim Gelontorkan Dana Bukber selama Ramadan, Ini Faktanya
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (NU Care - Lazisnu) Jawa Timur bersama Panitia Kegiatan Ramadhan PWNU Jatim membagikan makanan Buka Puasa Gratis bersama masyarakat dan peserta "Ngaji Nusantara" di Kantor PWNU Jatim, secara gratis pada 5-20 Ramadan 1446 H yang nilainya Rp36,8 juta.
"Bukber gratis sebanyak itu merupakan hasil open donasi selama 16 hari senilai Rp18,9 juta, kemudian ada juga bantuan dari Baznas Jatim senilai Rp10 juta, dan anggaran Lazisnu Jatim sendiri senilai Rp7,9 juta, serta dukungan anggaran operasional dari PWNU Jatim," kata Ketua Lazisnu Jatim A. Afif Amrullah di Surabaya, dikutip Minggu 23 Maret 2025.
Ia menjelaskan Bukber Gratis selama 16 hari (5-20 Maret 2025) itu puncaknya pada 25 Maret 2025 yakni Bukber PWNU bersama PCNU se-Jatim serta Forkopimda dan pimpinan ormas serta konsul asing di Kantor PWNU Jatim. Acara Ngaji Nusantara itu tergolong sukses dengan dukungan 14 badan otonom (banom) dan 18 lembaga di lingkungan PWNU.
"Panitia juga menilai sukses itu berkat support (dukungan) dari banom dan lembaga yang sangat luar biasa, karena setiap hari peserta bukber bisa mencapai 40-50 orang dan bahkan 6-7 kali bukber sempat diatas 100 peserta, meski pernah sekali dengan peserta relatif sedikit. Karena benturan acara, namun ketua panitia dan Sekretaris PWNU Jatim menilai secara umum 16 hari sudah cukup bagus," katanya.
Agenda Tahunan
Selain Lazisnu dan banom/lembaga serta jajaran PWNU Jatim yang menyukseskan Bukber dan Ngaji Nusantara itu, juga ada dukungan live streaming melalui kanal YouTube PWNU Jatim dan desain digital dari Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) serta dukungan narasumber tausiyah dari Lembaga Dakwah NU (LDNU) dan Aswaja Center, bahkan ada juga dukungan "bonus" dari Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya.
Tausiyah dalam "Ngaji Ramadhan" PWNU Jatim antara lain KH Abd Matin Djawahir (Waki Rais Syuriah PWNU), Dr Asep Heri (Kepala BPN Jatim), Prof Dr KH Ali Maschan Moesa, Dr A Sruji Bahtiar (Kakanwil Kemenag Jatim), KH Muh Firjaun Barlaman, KH Jazuli Nur Lc, Dr KH Syukron Djazilan, KH Ma'ruf Khozin, dan beberapa Ketua Banom/Lembaga.
Afif menambahkan Lazisnu tidak hanya mendukung "Ngaji Nusantara" pada setiap sore di PWNU Jatim itu, namun juga membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para guru ngaji di beberapa daerah di Jatim, yang bekerja sama dengan Koperasi Syariah BMT Nuansa Umat (NU) Jawa Timur.
"Program THR bagi guru Al-Qur'an dan nilai-nilai agama itu dengan total dana sebesar Rp100 juta bagi 333 guru ngaji di 10 kabupaten. Selain itu, kami juga menyalurkan bisyaroh guru/ustadz/ustadzah di lembaga TPQ/TPA/Madrasah Diniyah tidak lebih dari Rp500.000/bulan, asalkan pemohon bukan ASN," katanya.
Tidak hanya di dalam negeri, Lazisnu Jatim pun tercatat menjadi pengumpul donasi terbanyak untuk warga Palestina korban genosida Israel selama dua tahun terakhir (2023-2024) dengan peringkat kedua oleh Lazisnu Jateng.
"Selama dua tahun terakhir, Lazisnu PWNU Jatim berhasil mengumpulkan dana Rp15,5 miliar. Ini merupakan donasi terbesar se-Indonesia, sehingga Lazisnu PBNU mengajak kami untuk melakukan langsung pendistribusian kepada masyarakat Palestina bersama teman dari Lazisnu Jateng yang berhasil mengumpulkan dana Rp10,6 miliar. Tim berangkat dari Mesir pada Minggu (23 Februari 2025) hingga Sabtu (1 Maret 2025)," katanya.
Advertisement