Kuliner Unik Mi Ayam Kelor di Mojokerto
Daun kelor sudah jamak dikenal sebagai bahan makanan yang mengandung banyak manfaat. Daun dan batang tumbuhan ini bisa dimasak untuk lauk pauk, hingga dikeringkan untuk minuman. Ternyata, kelor juga digunakan sebagai bahan mi. Seperti yang disajikan di Mie Ayam Kelor CSE (Cinta sang Emak), di Mojokerto.
Warung mie ayam kelor CSE berlokasi di Jalan Pertokoan Surodinawan Estate No.60, Mergelo, Surodinawan, Kecamatan. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Muhammad Suud selaku pemilik warung mi menuturkan, usahanya dimulai sejak tahun 2022. Sebelumnya, Suud memiliki usaha toko roti namun tutup saat covid melanda.
"Sebelum bukanya mie ayam kelor ini saya juga sempat membuka usaha toko roti, dan kemudian adanya badai covid akhirnya tutup sementara, karena modalnya sudah habis. Kemudian mencoba usaha mie ayam kelor ini karena di Mojokerto sendiri belum ada yang buat," ujar Muhammad Suud, Kamis 6 Februari 2025.
Suud menuturkan, ide menggunakan kelor dalam minya muncul lantaran ia belum menemukan mi serupa miliknya di Mojokerto. Cara pengolahannya, daun kelor dihaluskan, kemudian diambil sarinya dan dicampurkan k edalam adonan mi. “Ini yang membuat warna mi jadi hijau,” katanya.
Mi kelor buatan Suud pun mendapat apresiasi dari konsumen. “Rasanya cukup unik, ditambah dengan siraman kuah sangat, dan warna mi kelor yang hijau jadi sangat segar dan menggugah selera, ujar Yusri. Siang itu ia memesan mi kelor toping bakso.
Namun bagi pelanggan lain yang ingin menyantap mi lazimnya, warung milik Suud juga menyediakan sejumlah menu lain. Mulai mi ayam original, mi ayam kelor toping bakso, mi ayam kelor toping pangsit, bahkan olahan ramen. Harganya semangkok mi di warung Suud dibanderol rata-rata Rp10 ribu.
Jam buka kedai mie ayam kelor CSE ini, mulai pukul 09.00 sampai 21.00 dengan waktu buka outlet enam hari dalam
Advertisement