Helm Ekoi Pure Aero TT Didesain Menggunakan Teknologi AI
Helm sepeda khususnya genre time trial (TT) semakin lama semakin “kesana”. Bentuknya tidak lagi manusiawi, tetapi mengutamakan aerodinamika tanpa memperhatikan penampilan.
Beberapa waktu lalu ada helm TT dengan desain unik dari Giro Aerohead 2.0. Kali ini helm Ekoi mengeluarkan helm berbentuk unik. Diberi nama Pure Aero TT Helmet.
Uniknya, dalam mendesain helm Pure Aero ini, Ekoi hanya perlu waktu riset dan pengembangan hanya satu tahun. Karena selain dibantu Degnan Computational Fluid Design (CFD) juga melibatkan teknologi terkini, yakni artificial intelligent (AI).
Ekoi menggunakan AI untuk membandingkan seluruh helm yang ada di pasaran. Untuk mencari desain yang paling baru lantas diterjemahkan oleh software CFD untuk menjadi desain helm.
Ekoi memiliki tiga gol saat mendesain helm Pure Aero TT ini. Kenyamanan, ergonomi dan visibilitas harus maksimal. Jadi pesepeda bisa berada di posisi aero selama mungkin.
Dalam riset ini, Ekoi menggunakan teknologi 3D printing tiga atlet time trial dan triathlon yang memiliki ukuran tubuh berbeda. Mereka adalah Stephane Rossetto, Patrick Lange, dan Chris Froome.
Hasil dari 3D print tiga pembalap ini dimasukkan ke dalam software CFD untuk mencari bagaimana hembusan angin yang semaksimal mungkin melewati helm dan tubuh mereka.
Hasilnya, helm dengan kerangka yang besar tetapi memiliki bagian ekor yang pendek. Visor besar yang terintegrasi dengan rangka. Dengan desain ini, Ekoi mengklaim helm ini 6 persen lebih aero dibandingkan helm TT lain. Dan, menghemat 13 watt saat di kecepatan 50 km/h.
Advertisement