Ganjar Siap Laksanakan PPKM Darurat di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan siap melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Tengah.
Hal itu menyusul kebijakan dari Pemerintah pusat yang akan memberlakukan PPKM Darurat sebagai langkah pengetatan akibat lonjakan kasus Covid-19. Rencananya, PPKM Darurat itu akan dihelat mulai 3 Juli mendatang.
"Tentu kami siap. Saya kira itu lebih bagus, itu cara yang lebih tegas," tegas Ganjar ditemui usai rapat koordinasi dengan Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan secara daring, Rabu (30/6/2021).
Meski begitu, Ganjar mengatakan pemberlakuan PPKM Darurat masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah pusat. Informasinya, juklak itu akan dikirim hari ini.
"Kami masih menunggu juklaknya, infonya akan dikeluarkan hari ini. Kalau sudah, segera kita laksanakan," ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan pengetatan-pengetatan. Ganjar juga sudah mengeluarkan instruksi gubernur (Ingub) nomor 1 tahun 2021, yang beberapa isinya selaras dengan PPKM Darurat.
"Misalnya pengetatan di tempat-tempat keramaian. Gerakan-gerakan untuk melakukan pencegahan kita dorong, optimalisasi peran Jogo Tonggo dan relawan juga kami lakukan," terangnya.
Selain itu, gubernur juga memerintahkan seluruh bupati/wali kota di Jateng untuk melakukan lockdown pada tingkat RT yang berstatus zona merah.
Percepatan vaksinasi juga terus digencarkan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.
"Dan ternyata inti rapat tadi bersama Menko Marinvest, kami diperintahkan untuk menyiapkan itu. Jadi sudah inline. Tinggal menungu petunjuknya dari pusat," pungkasnya.